Tidak Bisa Melaut, Nelayan Desak Pelaku Tambang Tidak Beroperasi di Alur Nelayan Muara Airkantung
Sungailiat, portalbabel — Nelayan desak Pelaku Tambang untuk tidak melakukan aktivitas tambang di seputaran alur muara air kantung, karena berdampak akan terjadi pendangkalan muara sehingga nelayan tidak bisa melaut.
Ratusan hingga ribuan nelayan yang berada di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat terancam tidak bisa melaut karena alur muara Buntu akibat sendimentasi yang salah satunya disebabkan aktifitas tambang timah di depan muara PPN Sungailiat.
Baca juga : Upacara Serah Terima Jabatan Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara Baharkam Polri
Terpantau ratusan kapal nelayan yang hendak masuk ke dalam pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat terkendala kapal kandas di tengah alur muara Selasa ( 15/03/2025).
Salah satu nelayan Us warga parit pekir mengeluh mengurungkan niatnya melaut untuk menafkahi keluarga karena takut kandas di muara airkantung.
” Belum bisa melaut Takut kandas di Muara, kalau sudah kandas tidak bisa melaut malah akan rugi karena sudah beli ransum dan es,” paparnya.
Baca juga: Tingkatkan Kemampuan K9 TNI, Panglima TNI Tinjau Pelatihan Anjing Pelacak di Bogor
Dia berharap kepada perintah untuk segera ambi langkah tegas usir tambang di dekat alur muara karena sangat berdampak bagi nelayan.
” Kita minta kepada pemerintah untuk tegas, bagi pelaku tambang khususnya KIP yang beroperasi harus di atas satu Mil dan tambang ponton tidak berada di alur nelayan, ” harapnya.
Tampak di dekat alur muara air kantung Sungailiat belasan ponton yang sedang beroperasi diduga tidak mengantongi perizinan dari pemilik WIUP PT.Timah.

Sampai berita ini dinaikkan,tim Media Portalbabel masih berupaya mengkonfirmasi kepada PT.Timah dan APH keberadaan ponton yang bekerja di alur Nelayan Muara Air kantung Sungailiat.
